Faisal Pimpin Rapat Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami' Luar Batang. Penjaringan, Jakarta Utara

DEMOKRAR DKI – Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami’ Keramat Luar Batang, Faisal, menyatakan, pada 1 Syawal 1441H nanti Masjid Jami’ Keramat Luar Batang tidak menyelenggarakan Shalat Ied. Menurutnya keputusan tersebur merupakan hasil rapat pengurus DKM Masjid Jami’ Luar Batang pada, Jum’at 22 Mei 2020 kemarin.

“Iya, keputusan Rapat Pengurus Masjid Jami’ Keramat Luar Batang, Shalat Ied yang jatuh pada hari minggu 24 Mei 2020 besok ditiadakan,” kata Faisal, Sabtu (23/5/2020)

Faisal, yang juga anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta, menjelaskan, keputusan ini bukan dibuat tanpa alasan. Menurutnya DKM Masjid Jami’ Keramat Luar Batang mengikuti anjuran Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan agar tidak melaksanakan Shalat Ied berjamaah di Masjid maupun di Lapangan. Hal ini karena masih belum meredanya wabah Covid-19 di Jakarta.

  Fraksi Demokrat Menolak Perpu Ormas Jika Tidak Dilakukan Revisi

“Kita taat dengan anjuran Gubernur Anies Baswedan untuk tidak melaksanakan Shalat Id berjamaah di Masjid. Apalagi Gubernur memutuskan untuk melanjutkan PSBB tahap 3 di Jakarta, karena penularan virus corona belum reda di Jakarta,” ujar Faisal

Seperti diketahui, pada 22 Mei 2020 merupakan batas pelaksanaan PSBB di tahap 2 di Jakarta. Gubernur memutuskan untuk melanjutkan PSBB tahap 3  yang dimulai tanggal 22 Mei hingga 4 Juni 2020. Pada PSBB tahap 3 ini petugas  akan tegas menerapkan aturan PSBB dan menindak setiap pelanggarnya sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) No. 40 Tahun 2020.

SP

Komentar Facebook