Bendahara DPD Partai Demokrat DKI Hj. Mariana Harahap memberikan bingkisan sembako kepada kaum dhuafa di Jakarta Pusat

DEMOKRAT DKI – Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai  Demokrat DKI Jakarta, Mariana Harahap, memberikan bantuan berupa sembako kepada fakir miskin dan kaum dhuafa, seperti anak yatim, jompo, tukang sampah, tukang parkir dan tukang ojek dirumahnya, dibilangan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2020)

Sejak pagi warga yang terdampak wabah virus corona ini sudah mendatangi kediaman Mariana dan antri dengan tertib untuk mendapatkan sembako yang  sudah disiapkan panitia.

“Sekecil apapun bantuan yang kita berikan akan sangat berharga bagi mereka yang membutuhkan. Apalagi disaat Jakarta sedang dikepung wabah virus korona seperti sekarang,” kata Mariana.

Ia melanjutkan, kader Demokrat diseluruh Jakarta sudah bergerak turun ke lapangan membantu masyarakat. Mulai dari membagikan masker, menyemprotkan disinfektan, membuat sarana cuci tangan umum dan membagikan sembako.  Ini sesuai  dengan intruksi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, dengan mencanangkan Gerakan Nasional #DemokratLawanCorona.

“Selain berangkat dari kesadaran kader sendiri, Ketum, Mas AHY mengintruksikan kader Demokrat diseluruh tanah air membantu masyarakat mencegah penularan virus korona,” terang Mariana.

  Pertemuan Dua Tokoh Muda dari Dua Partai Besar, Tanda-Tanda Koalisi untuk Pilpres 2019?

Terkait dampak buruk yang ditimbulkan oleh wabah Covid-19 ini, dirinya menjelaskan betapa sangat bahayanya virus Covid-19. Selain penularannya sangat cepat masa inkubasinya didalam tubuh juga tergolong lama, empat belas hari. Itu sebabnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar masyarakat melakukan semua aktivitas dari rumah, sejak virus ini diketahui menginfeksi penduduk Jakarta.

Selain membahayakan bagi kesehatan, virus korona yang sudah menjadi pandemi global telah meruntuhkan perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Dunia usaha kolaps, banyak karyawan di PHK dan pekerja lepas harian tidak memperoleh pendapatan sebagaimana mestinya.

“Perusahaan banyak yang berjatuhan satu persatu, PHK dimana-mana, pekerja harian tidak mendapatkan penghasilan yang memadai. Karena itu kita harus kompak memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan mengikuti arahan pemerintah dengan diam dirumah,” terang Mariana.

SP

Komentar Facebook