Mujiyono, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta dan juga Ketua BPOKK DPD Partai Demokrat DKI Jakarta

DEMOKRAT DKI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI hari ini telah melaksanakan Sidang Paripurna dengan agenda Pemilihan Calon Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, yang ditinggalkan Sandiaga Uno karena menjadi Calon Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pemilu Presiden lalu.

Sidang Paripurna yang menerapkan Corona Protocol akhirnya memilih Ahmad Riza Patria, menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Anies Baswedan sampai tahun 2022. Tentu saja kehadiran Wagub baru ini menjadi angin segar untuk warga Jakarta dan menjadi energy baru bagi Gubernur menyele saikan tugas disisa waktunya. Apalagi ditengah melonjaknya jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta. Hal ini disampaikan Mujiyono, Anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta.

“Kehadiran Wagub menjadi energy baru bagi Gubernur membantu menyelesaikan tugas disisa waktunya,” kata Mujiyono, Senin (6/4/2020).

Menurut politisi yang terpilih dari Jakarta Timur ini, prioritas utama yang menjadi tugas Wagub baru adalah membantu Gubernur menanggulangi wabah corona, mengingat Jakarta menjadi epicentrum penularan Covid-19 ditambah jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta yang paling tinggi di Indonesia.

  Mujiyono: Kenaikan Tarif Premi BPJS Kesehatan Disesuaikan Kemampuan Keuangan Daerah

“Membantu Gubernur menangani penularan Covid-19. Apalagi di Jakarta sudah ditetapkan PSBB sebagaimana keputusan pemerintah sebagai pengganti lockdown yang sempat diminta Gubernur Anies namun ditolak Presiden,” ujar Mujiyono.

Sebagai Wakil Gubernur baru, Ahmad RizaPatria diharapkan bisa membangun komunikasi yang baik dengan DPRD. Karena menurutnya jika bicara pemerintahan daerah itu berarti eksekutif dan legislatif. “Wagub harus komunikatif, aspiratif dan sinergi dengan legislative sejak ditetapkan sebagai Wagub hingga akhir jabatan tahun 2022,” tandas Mujiyono.

UC

Komentar Facebook