DEMOKRAT DKI – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kepulauan Seribu Hj. Neneng Hasanah setuju retribusi untuk masyarakat kecil tidak mengalami kenaikan, dan menolak rencana kenaikan retribusi Rumah Susun Sewa sebesar 25% sebagaimana tercantum dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Kedua, Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Daerah.

“Secara umum saya setuju dengan Raperda tersebut, karena memang sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), tapi saya menolak kenaikan retribusi untuk Rumah Susun, terutama Rusun Sederhana yang ditempati korban penggusuran,” kata Neneng.

Ditemui diruang kerjanya, pada rabu (11/03/20) Neneng melanjutkan, penghuni Rusun pasti akan keberatan jika retribusinya naik, apalagi mereka yang menempati Rusun karena relokasi dari tempat tinggal sebelumnya yang digusur pemerintah.

  Dianggap Tidak Pahami Substansi Kebijakan, Demokrat DKI Minta Anies Rotasi Kepala Kesbangpol Jakarta

“Pasti akan memberatkan mereka, dan Kami ditugaskan pimpinan untuk menolak rencana kenaikan tersebut,” ujarnya

Seperti diketahui, sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat DKI Jakarta, Santoso, menolak rencana kenaikan retribusi Rumah Susun Sewa Sederhana di Jakarta. Bahkan Santoso menugaskan anggota Fraksi Demokrat di DPRD untuk menolak dan mempertanyakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Bawedan.

“Kenaikan 25% sewa Rusun sangat memberatkan bagi penghuni rusun yang berasal dari korban penggusuran. Saya sudah tugaskan anggota Fraksi di DPRD untuk menolak dan meminta penjelasan Gubernur soal kenaikan sewa Rusun di Jakarta.” Ujar Santoso.

SP

Komentar Facebook