Partai Demokrat DKI Jakarta Adakan Rakerda dalam Upaya Pemenangan Pemilu 2019
Partai Demokrat DKI Jakarta Adakan Rakerda dalam Upaya Pemenangan Pemilu 2019

Demokrat DKI – DPD Partai Demokrat DKI Jakarta telah melaksanakan Rakerda (Rapat Kerja Daerah) pada hari Senin 14 Mei 2018. Dalam pidato pembukaannya, Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta menyampaikan urgensi Rakerda Demokrat DKI Jakarta yang diselenggarakan, merupakan wujud pengaplikasian program, implementasi dan keputusan Musyawarah Daerah (Musda) yang dilakukan secara berkala.

Selain itu, Rakerda juga dilaksanakan agar instrumen organisasi dapat bergerak secara sinkron dan berkesinambungan, utamanya untuk mempersiapkan mesin politik partai yang akan menghadapi perhelatan Pemilu legislatif dan presiden secara serentak pada tahun 2019.

Dalam penyampaiannya pada pidato pembukaan, Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Santoso, SH menyebutkan bahwa, Rakerda Demokrat DKI Jakarta telah menetapkan ‘Tri Program Plus’ sebagai program kerja DPD Demokrat DKI Jakarta guna menunjang tujuan atau hasil yang akan ditetapkan bersama, yakni target perolehan 15% suara dalam Pileg 2019 untuk wilayah DKI Jakarta, memenangkan suara Partai Demokrat di tingkatan nasional dan memenangkan Capres dan Cawapres yang akan diusung oleh Partai Demokrat.

“Pada Rakerda hari ini, kita akan menetapkan ‘Tri Program Plus’. Pertama adalah agenda reorganisasi, kedua konsolidasi, ketiga penggalangan dan plus penjaringan Caleg (calon legislatif) DKI Jakarta untuk Pemilu 2019. Kami harapkan dengan adanya Tri Program Plus tersebut, tujuan yang ditetapkan akan tercapai. Karena agenda Rakerda tersebut merupakan hal yang fundamental dilaksanakan menjelang tahun politik pada 2019 nanti,” dijelaskan Santoso, SH, hari ini (13/5) di Jakarta.

Santoso, SH mengungkapkan bahwa sudah dilaksanakan reorganisasi terhadap DPD dan DPC pada April dan Februari lalu, kedepan diharapkan pada tingkatan DPAC, DPrt dan Pengurus Art juga segera melakukan reorganisasi. Diupayakan seluruh agenda reorganisasi akan selesai sebelum Idul Fitri pada Juni mendatang.

“Mengenai reorganisasi, kita sudah laksanakan mekanisme yang ditetapkan dalam Musda. Pada April 2017 kita lakukan reorganisasi DPD dan Februari 2018 kita lakukan reorganisasi DPC. Kedepan kita laksanakan pada tingkatan DPAC, DPrt, dan Pengurus Art. Dan perlu saya tekankan bahwa, kita dahulukan kepada pengurus DPAC, DPrt, maupun Pengurus Art yang lama, loyal pada partai dan berprestasi. Namun, jika ada catatan terhadap kinerja, maka bisa dilakukan pergantian. Jika itu terjadi, saya minta pengurus DPAC terdahulu dan tingkat di bawahnya untuk diakomodir dalam kepengurusan DPC agar ada penyegaran organisasi,” ujar Santoso, SH dalam pidato sambutan pembukaan.

Santoso, SH juga mengungkapkan mengenai pentingnya strategi dan taktik Demokrat DKI Jakarta dalam upaya memenangkan Pemilu 2019, baik secara kewilayahan maupun secara nasional. Santoso, SH berpendapat bahwa keberadaan DKI Jakarta dengan pemilih yang berjumlah lebih dari 7 juta orang menjadi salah satu lumbung suara yang harus dikelola dengan baik oleh Partai Demokrat.

  Fraksi Demokrat DPRD DKI Minta Kebijakan Naiknya NJOP Dikaji Ulang

“Berdasar DPT Pilkada DKI 2017 lalu terdapat lebih dari 7 juta jiwa. Kita, Partai Demokrat bersama dengan partai koalisi mendapatkan 17,07% suara. Itu menjadi tapak awal penetapan target raihan suara Partai Demokrat untuk Pemilu 2019. Kita punya 10 Dapil di DKI Jakarta, kalau satu Dapil bisa meraih 2 kursi, maka kita punya 20 kursi untuk DPRD Provinsi DKI Jakarta. Itu tidak mustahil. Pada 2009 lalu kita bisa 32 kursi, mengapa 2019 tidak bisa? 2019 nanti kita kembalikan kejayaan Partai Demokrat,” tegasnya disambut riuh redam para peserta Rakerda yang hadir.

Strategi dan taktik pemenangan Pemilu 2019 juga disampaikan oleh Ketua Divisi Komunikasi Publik DPD Demokrat DKI Jakarta, Erra Maniara. Erra menyebutkan bahwa pada era keterbukaan informasi menerapkan strategi yang bisa menjangkau pemilih dari berbagai kalangan merupakan hal yang utama. Ke depan, Partai Demokrat DKI Jakarta juga senantiasa membuka corong aspirasi publik dari berbagai saluran yang dimiliki DPD DKI Jakarta, seperti media sosial dan media pemberitaan.

“Selain hal strategis yang disampaikan Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta. Divisi Komunikasi Publik juga akan menerapkan strategi pemenangan yang sesuai dengan garis haluan partai. Bagi kami suara rakyat ada di atas segalanya. Oleh sebab itu, kami akan membuka seluruh saluran komunikasi yang berkenaan dengan kepentingan publik. Kami juga akan secara transparan dan berkala menginformasikan agenda Partai Demokrat DKI Jakarta dan kinerja Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta melalui saluran media yang tersedia. Harapannya agar publik bisa mengetahui apa yang telah kami perjuangkan untuk rakyat,” ungkap Erra Maniara dalam agenda Rakerda Demokrat DKI Jakarta, Senin (14/5).

Pada agenda Rakerda Partai Demokrat DPD DKI Jakarta tersebut juga telah dilakukan launching 3 organisasi sayap partai yang akan bergerak memperkuat DPD Partai Demokrat DKI Jakarta. Pertama adalah, Muda-Mudi Demokrat (MMD), lalu Lembaga Bantuan Hukum Demokrat (LBH Demokrat), dan Lembaga Kajian Strategis Perburuhan (LKSP). Dengan adanya ketiga organisasi sayap ini, gerak langkah Demokrat DKI Jakarta diharapkan tidak hanya berlari, namun juga dapat terbang untuk merengkuh kemenangan pada Pemilu 2019.

Sementara itu, tercatat ada beberapa tokoh nasional dari jajaran pengurus DPP Partai Demokrat yang turut hadir dalam agenda Rakerda DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Senin (14/5) lalu, seperti Sekjen DPP Demokrat Hinca Panjaitan, Wakil Ketua Umum Sjarifuddin Hasan, Wakil Ketua Umum Djoko Udjianto, dan beberapa pengurus DPP lainnya. Acara tersebut berlangsung dalam kondisi hikmat, karena para peserta juga turut berempati dan bersimpati terhadap korban-korban terorisme yang terjadi di Surabaya pada hari-hari belakangan ini.

Komentar Facebook