kartu jakarta pintar
kartu jakarta pintar

Demokrat DKI – Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang menjadi ikon program pendidikan di Jakarta terus melakukan pembenahan, khususnya masalah data peserta didik yang menjadi pemanfaat program KJP.

Dana Unit Pelaksana (UP) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal Operasional Pendidikan (P4OP) Disdik DKI Jakarta menyebutkan tahun 2017 ini jumlah pemanfaat KJP tahap II mencapai 778.058 peserta didik.

Jumlah sedemikian besar tersebut membutuhkan ketelitian sehingga diperlukan verifikasi data agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran dana kepada para peserta didik KJP.

Terkait hal itu, Fraksi Partai Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman SH, angkat bicara, menurutnya Program KJP saat ini belum Plus, karena masih mengacu pada program dan anggaran masa kepemimpinan Ahok-Jarot, dan perlunya verifikasi ulang jika ada tambahan peserta didik dalam KJP.

  DPP Demokrat Luncurkan Program Gerakan Nasional Pasar Murah, DPD DKI Jakarta Siap Melaksanakan

“Sekarang kita masih pakai KJP Ahok – Djarot kok. KJP plus baru dijalankan 2018, apalagi ada penambahan sekitar 181 ribu siswa penerima KJP. Ini perlu diverifikasi lebih lanjut,” paparnya.

Ditambahkan oleh Taufiqurrahman SH, “Kami dari Fraksi Partai Demokrat-PAN meminta penambahan jumlah secara signifikan ini dievaluasi ulang, kita tahulah inikan penambahan karena adanya Pilgub 2017 kemarin, Kita tidak mau KJP tidak tepat sasaran, harus yang benar-benar membutuhkan,” tutupnya. (Ip)

Komentar Facebook