Demokrat DKI – Paguyuban Pengurus dan Karyawan BUS AKAP Se-DKI Jakarta  menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur DKI Jakarta, Kamis (14/12).

Mereka menuntut Pemerintah DKI Jakarta untuk mencabut surat edaran Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Nomor 358/1.811, tentang Pemindahan Operasional Bus AKAP Jurusan Jawa Tengah dan Timur ke Terminal Pulo Gebang.

Ketua Paguyuban Pengurus dan Karyawan BUS AKAP Se-DKI Jakarta, Ahmudin menjelaskan kebijakan tersebut merugikan banyak pihak.

Khususnya para penumpang dan pengais nafkah di terminal serta tidak selaras dengan kebijakan Presiden tentang pembangunan kesejahteraan bagi rakyatnya.

“Kebijakan kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta tidak selaras atau bertentangan dengan program presiden RI Joko Widodo untuk membuka lapangan kerja serta mewujudkan untuk kesejahteraan bagi rakyat, sampai kapan rakyat selalu diskriminasi atau tertindas oleh pejabat yang tidak mempunyai hati nurani, padahal Negara kita yang kita cintai sudah merdeka,” tuturnya.

Fraksi Partai Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta, yang juga anggota Komisi B, Nur Afni Sajim SE, angkat bicara terkait hal ini.

  Biaya Pembangunan JPO 56 Miliar, Demokrat Jakarta Minta Pemprov DKI Tidak Lebay Dan Lebih Substansial

Menurutnya setiap kebijakan yang akan dilakukan oleh pemprov harus melakukan kajian terlebih dahulu, utamanya terkait dengan dampak dari kebijakan tersebut.

“Baiknya setiap kebijakan yang berkaitan erat dengan masyarakat dilakukan diskusi terlebih dahulu dengan stakeholder terkait, dibuat kajian yang komprehensif agar kebijakan yang ditetapkan mendapatkan dukungan banyak pihak, tidak ada yang merasa dirugikan apalagi ini menyangkut hajat hidup banyak orang,” tandasnya.

Nur Afni Sajim SE, menambahkan “kami dari Fraksi Partai Demokrat akan meminta dioperasikan kembali 7 terminal type B, karena tentunya akan menambah PAD melalui pembayaran retribusi daerah, ujarnya

“Selain itu, pada prakteknya sekarang terminal bayangan menjamur dan bis tetap ambil penumpang dari lokasi terminal lama,” pungkasnya.

Komentar Facebook