Ibu Karsih (Chacha) tampil dipanggung membaca puisi di ultah Demokrat, Jumat (29/9)

Demokrat DKI – Hari kedua ulang tahun ke 16 Partai Demokrat di Tugu Proklamasi dimeriahkan oleh perlombaan baca “Puisi”, Jumat (29/9).

Pantauan redaksi demokratdki.or.id di lokasi acara, puluhan peserta antusias mengikuti lomba yang berlangsung meriah tersebut. Salah satunya seorang ibu yang tengah berbadan dua.

Para Peserta Lomba Baca Puisi di Ultah Demokrat ke 16, Jumat (29/9)

Dengan kondisi hamil, ibu Karsih ini semangat mengikuti lomba puisi. Pihak panitia mewajibkan peserta membaca puisi “Karawang-Bekasi” karya Chairil Anwar, disusul dengan puisi karya sendiri.

Perempuan yang akrab disapa Chacha itu membawakan puisi karyanya berjudul “DEMOKRAT MENANG, JAYALAH INDONESIAKU”. Dengan semangat membara, Chacha yang menjadi peserta dengan nomor urut 9 ini maju menuju panggung.

Setelah membaca puisi “Karawang-Bekasi”, ia melanjutkan membaca puisi karyanya. Berikut petikan puisi karyanya:

“Demokrat Menang, Jayalah Indonesiaku”

10 tahun kau genggang kuasa di negeri ini
Kau hampir sebagai penguasa yang negarawan
Kau pimpin bangsa ini dengan Demokratis, Religius, Jujur, Cerdas, Santun, dan Beretika…

Diakhir Kepemimpinanmu…
Barulah rakyat sadar akan kehilangan
Gonjang-ganjing situasi bangsa
Timbulkan duka nestapa bagi rakyatnya

Persatuan di zamanmu,
Berganti pecah belah karena isu SARA
Kesatuan para pemimpin ummat yang kau rekat dahulu
Kini tercerai-berai karena adu domba.

Begitulah penggalan puisi yang dibacakan Chacha. Ia berharap, puisinya dapat terpilih dan menjadi juara di lomba HUT Demokrat ke 16.

  Fraksi Demokrat Jakarta Menolak Pembangunan Jakarta Integrated Tunnel Untuk Atasi Banjir

“Semoga terpilih, kalau menang berarti rezeki anak,” ungkap Chacha saat ditemui demokratdki.or.id.

Komentar Facebook