Audiensi Serikat Pegawai PD Pasar Jaya bersama Anggota DPRD Fraksi Demokrat DKI Jakarta

Demokrat DKI – Demonstrasi Serikat Pekerja PD Pasar Jaya di Balai Kota ditanggapi Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. Ia menilai keputusan pihak PD Pasar Jaya mengambil tenaga profesional sudah tepat.

Baca: Demo Serikat Pekerja PD Pasar Jaya Tuntut Transparansi Anggaran dan Perekrutan Pegawai

Pengambilan tenaga profesional dianggap Djarot merupakan perubahan lebih baik. Bahkan Djarot menyuruh karyawan keluar dari PD Pasar Jaya jika merasa tidak nyaman.

“Kalau nggak kerasan (betah) ya keluar saja, kan enak. Trus mereka kerja apa? Saya bilang ya, Pak Arief (Dirut PD Pasar Jaya) ini kontribusinya bagus,” kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (19/9/2017).

Pernyataan Djarot dinilai Anggota Komisi B Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI, Drs. Achmad Nawawi, SH, MSi sebagai penilaian sepihak. Menurutnya, Djarot hanya mendapat informasi dari pihak PD Pasar Jaya tanpa melalui comparison of information.

“Kami Fraksi Partai Demokrat pernah menerima Serikat Pekerja (SP) Pasar Jaya, mereka menyampaikan keresahan mereka, terutama terkait dengan pengangkatan tenaga profesional di PD Pasar Jaya. Tidak ada sama sekali penolakan asalkan tenaga yang diangkat berasal dari kalangan profesional,” jelas Nawawi kepada demokratdki.or.id.

  16 Pesan Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta Untuk Gubernur DKI Baru

Nawawi mengungkap alasan penolakan Serikat Pekerja terhadap masuknya tenaga profesional karena melanggar aturan.

“Serikat Pekerja Pasar Jaya menolak masuknya tenaga profesional yang melanggar aturan PD Pasar Jaya terkait tahapan seleksi, persyaratan yang harus dipenuhi, dan pemberian gaji,” tuturnya.

Audiensi Anggota DPRD DKI Fraksi Demokrat dengan Serikat Pegawai PD Pasar Jaya

“Justru keberadaan SP adalah memberi masukan untuk kebijakan perusahaan dalam melakukan pembenahan, sebagai mitra perusahaan,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua IV DPD Partai Demokrat DKI Jakarta itu.

Bahkan, lanjut Nawawi, SP sangat terbuka menerima perubahan, tetapi perubahan tersebut sesuai aturan yang ada.

“Perubahan menjadi lebih baik bila dilakukan tanpa menumbuhkan benih-benih kesenjangan diantara pegawai,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Nawawi meminta Gubernur Djarot mendengar aspirasi yang disampaikan SP PD Pasar Jaya.

“Kita minta agar Gubernur dapat mendengarkan aspirasi mereka secara langsung, mendapat informasi secara berimbang” tandas Nawawi.

Komentar Facebook